Pages

Kamis, 12 Desember 2013

Berbakti sama orang tua itu nggak perlu

Assalamualaikum..
mungkin anda berpikir,mengapa saya menggunakan judul 'Berbakti sama orang tua itu nggak perlu'
ya.. pernah nggak sih kita berpikir apa pentingnya kita berbakti sama orang tua? toh kita hidup juga untuk keberlangsungan kehidupan kita sendiri, ngapain capek-capek mikirin orang tua?

Tetapi, dalam Al-Quran Surat Al-An'am ayat 151, Allah berfirman :

قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ ۖ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۖ وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ ۖ وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ۖ وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar". Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya).



dalam Ayat diatas, Allah telah menyuruh kita untuk berbuat baik kepada ibu dan bapak. Sebelum kita lahir di dunia, Ibu bapak kita telah ada, kita ada karena ibu bapak. berbuat baik atau berbakti kepada orang tua adalah bentuk lain dari rasa terima kasih kita kepada orang tua yang telah menjaga kita ketika ada di dalam kandungan hingga kita lahir. mari kita bayangkan, apabila orang tua tidak memiliki rasa kasih sayang kepada kita sedikit pun, belum genap umur kita 2 bulan di dalam perut ibu, mereka sudah akan melenyapkan kita dan tidak melahirkan kita ke dunia. menjaga selama 9 bulan didalam kandungan itu tidaklah mudah, seorang wanita harus merasakan mual dan berat di perut. bagaimana tidur terlentang setiap malam, menjaga gizi agar anaknya terlahir normal. 

mungkin teman-teman berpikir, bagaimana kita membalas budi orang tua yang sudah menjaga diri kita hingga kita ada di dunia?
ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk membalas budi baik kita kepada orang tua, salah satunya adalah dengan berdoa. berdoa untuk orang tua setelah sholat lima waktu.
saya pernah mendengar cerita seorang anak di zaman Rasulullah. kedua orang tua anak itu melakukan sebuah hal yang tidak baik, sehingga Allah merubahnya menjadi babi. tetapi anak tersebut tetap menjaga, menyuapi dan memandikan orang tuanya yang berwujud babi, walaupun dalam Islam sendiri babi diharamkan. suatu hari ada sahabat nabi bertanya kepada anak itu, mengapa dia memandikan dan memberi makan babi babi itu seolah babi itu adalah kesayangannya. si anak itu berkata bahwa dua babi itu adalah orang tuanya yang telah menjadi babi karena perbuatan yang dilakukannya, bagaimanapun orang tua saya, mereka tetap orang tua saya yang melahirkan saya ke dunia. saya akan tetap menjaga dan merawat orang tuanya,

nah dari cerita tadi, marilah kita berpikir sejenak. apabila, andaikan kita menjadi anak itu. apakah kita akan melakukan hal yang sama? memandikan dan memberi makan babi? kalian mungkin berpikir, bagaimana bisa aku memandikan, melihat saja tidak mau. sungguh luar biasa anak itu, hal yang dilakukannya menunjukkan bahwa dia berbakti kepada orang tua.
hal yang dapat dipetik dari cerita diatas adalah, bagaimanapun orang tua kita, mereka lah tetap orang tua kita.



0 komentar:

Poskan Komentar

 

(c)2009 ANA. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger